JAMUR DEWA

Agaricus blazei Murill

Apa Itu Jamur Dewa ?

Jamur Dewa (AbM), telah diteliti memiliki berbagai khasiat medis. Komponen utama dari Jamur Dewa yang mendukung khasiat tersebut adalah polisakarida Beta- D -Glucan. Jamur Dewa merupakan satu satunya Jamur dengan kandungan polisakarida Beta- D- Glucan yang paling tinggi dibandingkan dengan spesies lainnya. Jamur dewa memiliki 1,3 & 1,6 Beta – D – Glucan yang sudah banyak diteliti berkhasiat sebagai

Immunomodulator​

Pemberian ekstrak jamur dewa dengan kandungan Beta D Glucan mampu merangsang produksi tentara imun dalam tubuh (Makrofag, NK Cell, dendritic cell, B cell, CD 8+) untuk melawan infeksi bakteri / virus. Selain itu Beta Glucan juga menempel pada reseptor bakteri, virus, dan sel tumor / kanker sebagai penanda danger signal sehingga kinerja sel imun seperti makrofag, NK cell lebih efektif dan terarah.

Menstabilkan Gula dan tekanan darah

Jamur dewa mengandung Beta Glucan dan nutrisi lain yang memiliki peranan untuk menstabilkan kadar gula darah. Serat dan nutrisi pada Jamur dewa menghambat serapan karbohidrat, B Glucan merangsang produksi insulin dan perbaikan massa pankreas secara perlahan. B Glucan juga meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga kinerja lebih efektif dan mengurangi resistensi insulin pada penderita diabetes tipe II.

Antitumor Dan Antikanker

Dengan pemberian ekstrak jamur dewa yang kaya akan polisakarida beta D Glucan maka tentara imun yang diproduksi semakin banyak dan kerjanya lebih efektif karena B-D-Glucan akan menempel secara spesifik pada sel abnormal seperti tumot dan kanker. Sehingga sitem immun tubuh mengeluarkan senyawa yang mampu memicu sel kanker untuk apoptosis (bunuh diri sel) atau dibasmi perlahan secara langsung.

Mempercepat pemulihan Pasca Operasi

Pemberian treatment ekstrak jamur dewa pada pasien yang menjalani operasi, radiasi dan keoterapi telah diteliti mampu meningkatkan kualitas hidup pasien. Pemberian ekstrak jamur dewa mampu meningkatkan kebugaran fisik, dan mental pasien. Meningkatnya immun tubuh membantu mempercepat proses pemulihan dan mengurangi efek samping yang mungkin timbul saat dan setelah operasi, kemoterapi dan radiasi.

Kenapa Harus Jamur Dewa Dibandingkan Jamur Lain ?

Jamur dewa (Agaricus blazei Murill) memiliki kandungan zat aktif polisakarida beta glucan yang paling tinggi dibandingkan dengan sepesies jamur lain yang khasiatnya sangat poten sebagai immunomodulator , antitumor dan antikanker. Jamur Dewa memiliki 2 komponen unik beta glucan yaitu 1,3 & 1,6 B D Glucan yang umumnya hanya ada salah satu pada spesies jamur / tanaman lain. Selain itu jamur dewa secara penelitian juga memiliki efektifitas 99,4% pencegahan terhadap kanker, dan 90% penyembuhan terhadap kanker.

Kabar Baiknya, Kini Jamur Dewa sudah ada dalam bentuk kaplet dan mudah untuk di konsumsi

jovens new

1 Botol isi 30 Kaplet

Aturan Pemakaian : 3x Sehari Masing-Masing 1 Kaplet

Terbuat dari 100% bahan herbal asli indonesia

Ekstrak JAMUR DEWA (Agaricus blazei Murill)

Jamur dewa, telah dikenal di Jepang dan Cina memiliki banyak manfaat dan masuk sebagai salah satu jamur yang digunakan untuk pengobatan dalam pengobatan tradisional cina. Jamur dewa juga telah diteliti di banyak negara untuk membuktikan khasiat dan menelusuri mekanisme kerja farmakologis Jamur Dewa. Salah satu penelitian dilakukan oleh Firenzuoli (2007) yang menyatakan bahwa jamur dewa memiliki efek antimutagenik dan mampu membantu modulasi kekebalan tubuh. Beberapa zat yang diduga beraktivitas dalam peran ini adalah polisakarida fitokompleks, melalui jalur opsonisasi biokimia. Mulai dilakukan penelitian klinis pada fungsi jamur dewa sebagai imunomodulator dan antimutagenik. Kandungan beta-glucan yang tinggi pada ekstrak jamur dewa juga diduga memiliki peran dalam imunomodulasi.

Ekstrak Temu Putih (Curcuma zedoariae Rhizoma)

Temu putih mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, terpenoid, dan fitosterol pada ekstraknya. Pengujian kandungan antioksidan dengan metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak mengandung antioksidan yang poten. Dengan kandungan antioksidan ini, maka ekstrak temu putih dapat membantu memelihara daya tahan tubuh, menghambat proses penuaan, dan membantu memelihara tubuh dari penyakit degeneratif (Himaja, 2010). Selain kandungan antioksidannya yang tinggi, Temu putih juga memiliki efek antikanker dan antitumor. Pada penelitian Handajani (2003), menghasilkan kesimpulan bahwa ekstrak rimpang temu putih mampu menurunkan jumlah mitosis pada hewan uji.

Testimoni

*)Disclaimer : Hasil setiap orang akan berbeda, karena kondisi masing-masing berbeda

HARGA

Rp. 249.900

FREE ONGKOS KIRIM Seluruh Indonesia

*Subsidi Ongkir 50rb

  • Untuk pencegahan dan menjaga daya tahan tubuh gunakan sehari 1-3 kaplet
  • Waktu pemakaian optimal adalah minimal 3 Botol

Khasiat Jamur Dewa menurut Prof.dr. Bambang Wirjatmadi, MS, MCN, Ph.D, Sp.GK.

Testimoni Ibu Mistun, Penderita Kanker Payudara

Kesaksian Ibu Suciwati penderita kista dan sembuh setelah konsumsi produk Jamur Dewa